Apa itu Bitcoin Halving dan Apa yang bisa kita harapkan di Bitcoin Halving yang Ketiga ini

Bitcoin Halving: Akankah Sejarah Terulang Kembali?

Read in English

Bitcoin Halving yang diprediksi akan terjadi pada tanggal 12 Mei 2020 merupakan moment yang ditunggu-tunggu para investor bitcoin. Mengapa? Sebelumnya perisitwa ini telah dua kali terjadi yaitu pada 28 Novemeber 2012 lalu dan pada 9 Juli 2016. Fenomena ini selalu menyebabkan melambungnya harga Bitcoin hingga mencapai titik harga yang belum pernah dicapai sebelumnya. Tapi apa sebenarnya yang terjadi pada fenomena ini? Mari kita telusuri lebih dalam.

Apa itu Bitcoin Halving?

Pada dasarnya, Bitcoin Halving adalah pengurangan jumlah Bitcoin yang diberikan kepada para penambang yang telah memproses transaksi yang disebut “Blok”. Karena Bitcoin memiliki sifat desentralisasi yang berarti tidak ada otoritas yang mengendalikan pasokannya. Namun, pencipta Bitcoin membuat proses penambangan Bitcoin menyerupai penambangan emas, dengan asumsi bahwa jumlah yang dapat ditambang itu terbatas, sehingga jumlah pasokan yang tersedia akan menurun seiring dengan berjalannya waktu.

Halving sendiri merupukan aturan yang sudah terpasang dalam runtutan kode Bitcoin sendiri dimana jumlah pasti blok yang telah berhasil digali oleh penambang telah tercapai, maka hadiah yang akan diberikan kepada penambang akan berkurang setengah dibandingkan dengan hadiah yang mereka dapat sebelum halving. Diharapkan harga Bitcoin akan meningkat karena menipisnya persediaan yang tersedia.

Kapan Ini akan terjadi?

Seperti yang kita tahu, bahwa Bitcoin Halving berikutnya diprediksi akan terjadi pada tanggal 12 Mei 2020. Hal ini bukanlah tanggal yang diset oleh seseorang namun ditentukan berdasarkan jumlah “blok” yang sudah berhasil ditambang oleh para penambang Bitcoin. Peristiwa ini terjadi setiap 210,000 blok yang berhasil ditambang yang kurang lebih membutuhkan waktu selama 4 tahun untuk menyelesaikan sejumlah blok tersebut.

Apa yang dapat kita harapkan dari Fenomena Ini?

Belajar dari Bicoin Halving sebelumnya, fenomena ini selalu menyebabkan terjadinya peningkatan harga hingga mencapai titik yang belum pernah dicapai sebelumnya.

Pada saat Halving pertama terjadi di November 2012, Bitcoin mengalami peningkatan harga dari $11 menjadi $1,000, meskipun peningkatan ini baru terjadi setahun kemudian. Lalu yang kedua pada July 2016, harga Bitcoin melambung dari $700 menjadi $20,000 yang juga terjadi setelah setahun kemudian.

Dari kedua kejadian sebelumnya dapat kita simpulkan bahwa meskipun jumlah pasokan Bitcoin semakin menipis,  namun demand untuk Bitcoin tidak menurun sehingga menyebabkan harga akan melambung tinggi.

Banyak yang berasumsi bahwa di Halving yang ketiga ini pun hal yang sama akan terjadi, bahkan menurut Tim Draper, seorang entrepreneur yang berhasil menghasilkan miliyaran dari Bitcoin, dalam interviewnya dengan BlockTV menyatakan bahwa Bitcoin Halving yang ketiga ini dapat menyebabkan harga Bitcoin melambung hingga $250,000 dan akan menjadi peningkatan harga Bitcoin yang paling signifikan sepanjang sejarah. Tim juga menambahkan bahwa peningkatan ini akan berlangsung selama 6 bulan hingga setahun setelah Halving.

Jadi, apa yang mesti dilakukan?

Jika Anda tertarik, ini adalah moment yang tepat untuk membeli Bitcoin. Secara teori, sebaiknya membeli Bitcoin sekarang sebelum jumlah Bitcoin yang beredar setiap hari berkurang setengah setelah Halving.

You May Also Like

NOBI Talks: Rahasia Cuan Yield Farming (Part 2)

NOBI Talks: Kenalan Sama DeFi (Part 1)

Honest Mining Delisting FBN & Smart

SMART dan FBN Dihentikan dari Honest Mining

NOBI Sept 2020 Highlght

NOBI September 2020 Highlight